Pages

Kamis, 08 September 2011

RENUNGAN HARIAN - edisi Kamis, 8 Sept 2011


Sebab mereka itu suatu bangsa pemberontak, anak-anak yang suka bohong anak-anak yang enggan mendengar akan pengajaran Tuhan.
(Yesaya 30:9)
Bacaan : Yesaya 30:8-11

ANAK MUDA YANG BEDA
Banyak anak muda yang hidupnya mengikuti trend yang suka menonjolkan kejantana. Banyak anak muda bangga kalau sudah masuk jadi anggota geng yang brutal karena dirinya akan kelihatan perkasa dan berkuasa. Tidak sedikit juga anak muda yang bangga kalau dapat mencelakakan sesamanya, memukul, menghajar sampai luka berat, sampai kuat minum sekian botol minuman alkohol. Bahkan tak jarang, anak-anak muda itu juga melawan dan berontak kepada orangtuanya, melawan hukum, bahkan melawan Tuhan.
Bacaan Alkitab kita hari ini menunjukan apa yang banyak diperlihatkan oleh anak-anak muda zaman sekarang: suka berontak, suka berdusta, dan tak mau mendengar pengajaran. Tuhan tak lagi dianggap sebagai sumber pertolongan, tetapi lebih suka dengan hal-hal yang semu dan manis bagi jiwa mereka. Firman Tuhan mengingatkan, kalau kelakuan semacam ini diteruskan dan kita tak bertobat, maka keadaan mereka akan hancur. Cuma ada satu cara yang Alkitab ajarkan, yakni kita harus bertobat dan tinggal diam dalam hadirat-Nya. Kekuatan kita yang sejati akan muncul saat kita tinggal tenang dan percaya kepada Tuhan.
Sobat muda, tidak semua yang dilakukan generasi muda sekarang harus kamu ikutin juga. Kalau anak-anak muda lain suka membuktikan siapa dirinya, tidak peduli bagaimanapun caranya, hendaknya hidup kita tetap berpegang pada kebenaran. Kalau sejak muda kita sudah suka bohong demi ketenaran kita, maka kita akan terbiasa dan mengganggap dusta sebagai kebenaran. Orang-orang yang suka bohong, tak mau diatur, dan menolak pengajaran dari Firman Tuhan, hidupnya tidak akan lebih baik. Ayo, belajar bangun hidupmu dengan kejujuran, mau untuk diatur, dan mau mendengar apa yang Firman Tuhan katakan. Mari belajar hidup dalam kebenaran. (bee)

Tidak ada yang bisa dibanggakan dari sikap suka berontak, suka bohong, dan penolakan terhadap pengajaran Tuhan.
Sumber: Renungan Anak Muda edisi September 2011

Rabu, 07 September 2011

RENUNGAN HARIAN - edisi Rabu, 7 September 2011



Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.
(2 Samuel 12:13)
Bacaan : 2 Samuel 12:1-14

KELEMBUTAN HATI
Ketika masih muda, Joy sempat terlibat konflik dengan ayah tirinya ketika ayahnya ingin menasehati agar ia belajar jadi wanita yang dewasa. Beliau tidak setuju dengan beberapa gaya hidup yang ia jalani. Bukannya bertrima kasih dan mendengarkan nasehatnya, malah ia marah dan membantah beliau dengan perkataan yang tidak pantas. Ayahnya pun marah hingga tak mau mengganggapnya sebagai anak lagi. Ketika berdoa, ternyata Tuhan menggerakan hati Joy agar meminta maaf karena perlakuan yang tak baik itu. Puji Tuhan, ternyata ayahnya mau mengampuni kesalahannya.
Sobat muda, kelembutan hati adalah awal dari pemulihan, baik dalam berelasi dengan sesama maupun dalam hubungan kita dengan Tuhan. Saya tidak bisa membayangkan apa jadinya jika Joy tetap ngotot merasa benar dan tidak minta maaf. Mungkin ayahnya juga tidak akan mengampuninya. Hari ini Alkitab menceritakan bagaimana Daud menerima teguran yang sangat keras dari Nabi Natan berkaitan dengan dosanya. Bukannya marah dengan teguran itu, sikap Daud malah menunjukan kelembutan hati yang dimilikinya. "Aku sudah berdosa kepada Tuhan," itulah pengakuan Daud. Tidak ada pembelaan, merasa benar, atau menyalahkan orang lain. Dalam Mazmur 51, Daud juga menyatakan pengakuan dosanya dengan panjang lebar.
Kelembutan hati terlihat ketika kita berani mengakui kesalahan dan minta maaf tanpa membela diri. Kelembutan hati akan nampak pula ketika kita bersedia menerima koreksi, teguran, dan nasihat supaya hidup kita jadi lebih baik di masa mendatang. Bagaimana dengan kondisi hatimu saat selama ini? Apakah kamu termaksud orang yang muda yang mengakui kesalahan dan mau menerima koreksi atau teguran? Mari belajar punya hati yang lemah lembut karena itu akan membawa kebaikan bagi kita. (pol)

"Berbahagialah orang yang lemah lembut karena mereka memiliki bumi." (Matius 5:5)
Sumber: Renungan Anak Muda edisi September 2011

Selasa, 06 September 2011

RENUNGAN HARIAN - edisi Selasa, 6 September 2011



Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja.
(Daniel 1:3-4)
Bacaan : Daniel 1:1-21

PENTINGNYA PENDIDIKAN
Fanny Crosby lahir dengan nama Frances Jane Alstyne.Orangtuanya bernama John dan Mercy Crosby. Pada usia 15 tahun, Fanny masuk dalam sebuah pendidikan khusus anak-anak buta yang membuatnya mandiri dan mengerti banyak hal tentang kehidupan. Fanny jadi murid yang paling menonjol dan dianggap mahir dalam bidang matematika, seni, bahasa Inggris, dan filsafat. Fanny juga sangat jago bermain gitar, harpa, piano, dan organ, serta ahli menulis puisi. Tidak heran kalau banyak tulisan Fanny sering dimuat di harian Tribune dan New York Times.
Sobat muda, semua itu tidak akan pernah terjadi jika Fanny tidak pernah bersekolah. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan itu sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Apalagi kalau kita mau memberi pengaruh kepada orang banyak dengan menulis di surat kabar, bicara di hadapan pejabat daerah, atau menghadiri jamuan di istana negara. Bahasa Alkitabnya, kita berdiri di hadapan raja-raja. Kalau kita mau mengalami hal itu, maka proses didikan tidak boleh diabaikan karena kita sedang ditempa dan dipersiapkan. Daniel dianggap layak bekerja pada raja. Tapi semua itu dianggap belum cukup. Makanya Daniel masih perlu diajarkan tulisan dan bahasa orang kasdim. Penyertaan Allah membuat membuat kecerdasan Daniel tambah mantap sehingga ia ditemukan punya kecerdasan 10 kali lipat dibanding teman-temannya. Sobat Muda, kalau sekarang kamu masih diberi kesempatan sekolah atau kuliah, belajarlah sebaik mungkin dan raih prestasi setinggi mungkin. Jangan suka bolos, nitip tanda tangan, atau malas mengerjakan tugas. Lakukan bagianmu dengan very well sambil meminta penyertaan Tuhan. Siapa tahu, kelak kamu akan dipakai untuk membuat sejarah besar di dunia ini. (ba)

Pendidikan adalah pintu gerbang untuk membawa kita jadi orang yang memberi pengaruh besar pada dunia ini.
Sumber: Renungan Anak Muda edisi September 2011

Senin, 05 September 2011

RENUNGAN HARIAN - edisi Senin, 5 September 2011



Ya Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.
(Mazmur 8:2)
Bacaan : Mazmur 8:1-10

The Power of Worship
Pernahkah kita memuji orang lain? Biasanya kalau dipuji, orang bisa mendadak jadi baik sama kita. Misalnya saja nih, kalau kita bilang sama teman kita, “Hari ini kamu cantik sekali,” minimal orang itu akan tersenyum lalu bilang, “terima kasih.” Ada juga orang yang jadi murah hati setelah dipuji. Yap, dampak pujian yang tulus memang ajaib, bisa melunakkan hati orang yang menerima pujian itu, bahkan bisa melunakkan hati Tuhan. Ternyata, Tuhan juga suka pujian dan penyembahan dari umat-Nya loh, apalagi kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Bicara soal memuji Tuhan, kita harus belajar dari Daud.

Alas an kenapa Tuhan suka sama pria yang satu ini adalah karena kesukaannya bermazmur dan menyembah Tuhan. Kitab Mazmur kebanyakan berisi ucapan syukur Daud kepada Tuhan. Salah satu karya Daud ada di kitab Mazmur yang baru saja kita baca. Alkitab juga pernah mencatat kuasa dari penyembahan yang sangat dasyat, antara lain saat Yosafat dan pasukannya dalam keadaan terjepit, mereka menyembah Tuhan. Hasilnya, Tuhan buat penghadangan terhadap musuh mereka (2 Tawarikh 20:1-30). Kisah lainnya, Paulus dan Silas terlepas dari belenggu setelah mereka memuji Tuhan (Kisah para rasul 16:25-26). Jadi, jangan pernah mengganggap enteng pujian penyembahan. Kalau kita serius dalam hal ini, kita akan mengalami banyak terobosan dalam hidup kita.
Sobat muda, sampai hari ini Tuhan masih mencari penyembah-penyembah yang gemar memuji dan menyembah Dia dengan sungguh-sungguh, bukan karena rutinitas agama. Kiranya Tuhan mendapatkan hal itu dalam diri kita. Yuk, mulai belajar memuji Tuhan seperti yang dituliskan oleh Daud dalam kitab Mazmur. Lakukan setiap hari, sesering mungkin, maka kamu akan melihat hal-hal besar, bahkan mukjizat terjadi dalam hidupmu. (his)

Manusia diciptakan untuk menyembah Tuhan seumur hidupnya.
Sumber: Renungan Anak Muda edisi September 2011.

Minggu, 04 September 2011

RENUNGAN HARIAN - edisi Minggu, 4 Sept 2011



Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
(Mazmur 34:19)
Bacaan : Mazmur 34:12-23

ALLAH PEDULI
Seorang anak berusia 6 tahun pulang ke rumah dengan wajah berseri-seri. Ibunya menyambutnya dengan sukacita, sampai anak itu memberikan sepucuk surat dari gurunya. Ketika ibunya membuka surat itu, tubuhnya gemetar dan air matanya mengalir deras karena surat itu berbunyi, "Anak ini terlalu bodoh untuk dididik. Kami kembalikan lagi pada Anda. Mulai besok, dia tak perlu sekolah lagi." Dengan air mata bercucuran, ibu itu memeluk anaknya erat-erat, lalu berkata, "anakku, mulai besok, ibu yang akan mendidik kamu." Seorang anak yang dibilang terlalu bodoh untuk dididik ini akhirnya berhasil mematenkan 3000 penemuannya. Anak ini bernama Thomas Alva Edison, yang terkenal sebagai penemu bola lampu.


Sobat muda, jangan pernah menyerah dengan tantangan apa saja. Manusia bisa mencoba menjatuhkan mental kita, tetapi kita tak boleh down dengan hal itu. Yakinlah kalau kamu tetap kuat dan berjuang, Tuhan mampu tinggikan kamu. Kebaikan dan kemurahan hati-Nya besar untuk setiap kita yang berharap kepada-Nya. Inilah yang dihadapi Edison. kalau bukan karena kemurahan Tuhan, Edison tak bisa punya masa depan cemerlang. Tuhan dekat dengan setiap orang yang patah hati, patah semangat, dan yang jiwanya diremukkan oleh kerasnya kehidupan ini. Tuhan tak pernah meninggalkan kita, tetapi justru akan membantu kita mengatasi segala persoalan dalam hidup kita.
Kalau sekarang kamu baru mengalami masa-masa sukar, mari kita datang pada Tuhan. Dia mau dekat, selamatkan, bahkan pulihkan hidupmu. Kita adalah anak-anak Allah yang amat dikasihi-Nya, jadi kita tidak akan dibiarkan-Nya sendirian menghadapi persoalan kehidupan. Kalau Dia bisa pulihkan dan angkat kehidupan Edison, Dia juga bisa angkat dan pulihkan hidupmu.

orang-orang boleh saja meninggalkan kita, tetapi Yesus tidak akan pernah meninggalkan kita
Sumber: Renungan Anak Muda edisi September 2011

Sabtu, 03 September 2011

RENUNGAN HARIAN - edisi Sabtu, 3 Sept 2011



Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengar hardikan. (Amsal 13:1)
Bacaan : Amsal 13:1-3

JANGAN SOK PINTAR
Toni masih ingat bagaimana 3 tahun yang lalu ayahnya menasehatinya untuk sekolah. Tony masih ingat pula bagaimana dia mengabaikan nasihat itu, bahkan sampai kabur dari rumah. Bukan pertama kalinya Tony menentang nasihat ayahnya. Sebelumnya dia juga pernah mengabaikan peringatan untuk tidak berkawan dengan teman-teman yang suka mabuk, judi, dan suka bolos sekolah. Setelah 3 tahun berlalu, Tony baru paham mengapa dahulu ayahnya memberikan banyak nasihat dan larangan. Bukan untuk tujuan yang buruk, namun demi kebaikannya. Kini, Tony bukannya jadi orang yang sukses, hidupnya malah berantakan. Dia tidak mempunyai penghasilan tetap karena tidak punya ijazah pendidikan formal. Kondisi kesehatannya juga semakin memburuk akibat kebiasaan merokok dan minum alkohol.
Setiap orangtua pasti ingin setiap anaknya mempunyai masa depan yang baik. Oleh karena itu tak bosan-bosannya mereka memberikan teguran dan nasihat yang diperlukan, terutama kalau anaknya mulai hidup di jalan yang salah. Sayangnya, meskipun tujuannya adalah baik, faktanya banyak anak muda justru mengganggap hal itu sebagai sesuatu yang menekan dan mengekang, sehingga malah diabaikan. Melalui Firman Tuhan hari ini, kita kembali diingatkan bahwa tindakan mendengar orangtua tetaplah menjadi hal yang positif. Mungkin beberapa nasihat terdengar kuno dan ketinggalan zaman, tapi hal itu harus tetap diperhatikan dengan baik. Sesuatu yang kelihatan kuno tidak selalu buruk dan yang modern juga tidak selalu baik.
Nah, belajar dari pengalaman hidup Tony serta nasihat Firman Tuhan, baiklah mulai sekarang kita belajar untuk tidak meremehkan nasihat orangtua. Jangan sok pintar dengan mengabaikan nasihat orangtua kita. Jadilah anak muda yang bijak dengan mendengar didikan ayah dan ibu kita.(ryu)

kebijaksanaan orang muda dimulai ketika dia mau mendengar dan memperhatikan nasihat
sumber: Renungan Anak Muda edisi September 2011

Kamis, 01 September 2011

Next to you

Chris Brown feat Justin Bieber



[Chris Brown]

You've got that smile,
That only heaven can make.
I pray to God everyday,
That you keep that smile.

[Justin Bieber]

Yeah, you are my dream,
There's not a thing I won't do.
I'll give my life up for you,
Cos you are my dream.

[Bridge]
And baby, everything that I have is yours,
You will never go cold or hungry.
I'll be there when you're insecure,
Let you know that you're always lovely.
Girl, cos you are the only thing that I got right now

[Chorus]

One day when the sky is falling,
I'll be standing right next to you,
Right next to you.
Nothing will ever come between us,
I'll be standing right next to you,
Right next to you.

[Chris Brown]

You had my child,
(My lady)
You make my life complete.
(My lady)
Just to have your eyes on little me,
That'd be mine forever.

[Bridge]

And baby, everything that I have is yours
You will never go cold or hungry
I'll be there when you're insecure
Let you know that you're always lovely
Girl, cos you are the only thing that I got right now


[Chorus]

One day when the sky is falling,
I'll be standing right next to you,
Right next to you.
Nothing will ever come between us,
I'll be standing right next to you,
Right next to you.

[Bridge]

We're made for one another
Me and you
And I have no fear
I know we'll make it through

One day when the sky is falling
I'll be standing right next to you
Ohh ohh ohh ohhhhh

[Chorus]

One day when the sky is falling,when the sky is falling
I'll be standing right next to you,right next to you
Right next to you.right next to you.
Nothing will ever come between us,
I'll be standing right next to you,
Right next to you.

Oh nah nah
Oh yeah
Stand by my side,side,side
When the sky falls down
Oh baby
I'll be there,i'll be there

You've got that smile,
That only heaven can make.
I pray to God everyday,
To keep you forever.

video:
Read more: http://artists.letssingit.com/chris-brown-lyrics-next-to-you-feat-justin-bieber-jl5bk5c#ixzz1WjWVjrgr
LetsSingIt - Your favorite Music Community